Kalo Malam Namanya Bukan Siang

 Betapa senangnya bumi berotasi mengelilingi matahari, oleh karena bumi itu bulat (bundar) jadi setiap wilayah yang ada didunia harus bergantian   merasakan matahari. Membeli tiket pertandingan Sepak bola pun harus ngantri (apalagi jika yang mainnya timnas) begitupun dengan semua wilayah didunia ini, mereka pun harus ngantri untuk mendapatkan cahaya matahari (bedanya kalo ngantri disini tidak rusuh kayak ngantri bagi-bagi beras).  Oleh karena proses semesta tersebut lahirlah perhitungan tentang waktu dan penamaan waktu. Adanya perhitungan waktu dimulai dari jam 1 dini hari sampai jam  24 malam. Ada juga penamaan tentang waktu yakni Fajar  ,pagi, siang, sore, lalu malam. Baca lebih lanjut

Iklan