Sakit Hatinya Pria Penguntai kata

Bagaikan lebah yang tiba-tiba hidup sendiri, menjalani tugas mencari sari bunga dalam kesepian.

merindukan kenangan

merindukan kenangan

Menjalani puasa amat begitu berat dihari ini, bukan berat karena menahan lapar, namun berat karna hati yang sedang ditimpa kegelisahan.  Itu derita pria penguntai kata, pria muda menjelang akhir dewasa.  9 tahun lamanya menggenggam cinta lalu kandas akhirnya.  wanita yang menurutnya mutiara dunia tega memutuskan kasih karna tersangkut prahara. “Oh, sang cinta, itu pilihan dia, namun keterpaksaan, dan kepasrahan yang aku punya”. suara hati bergelut dengan pikiran pria penguntai kata.

Aku ingin mencintaimu

Dengan sederhana

Dengan Kata yang tak sempat

Disampaikan kayu

kepada api yang menjadikanya abu (Sapardi Djoko Damono)

Lamanya waktu mengenal, mengiris historia kenangan, menjaja kepercayaan, kini hanya menjadi elektabilitas perasaan yang berkepanjangan. Meminang, mempersunting, menuai ikatan suci, apa itu yang dicari, apa itu yang menjadi akhir dari kisah ini. 9 tahun dalam gembalaan kereta kasih, kini ibarat terbuang dipetelantaraan. “oh, sang cinta , kutunggu matimu, kutunggu sisa-sa dari keperawananmu”.

dimana kau kini ratuku?

dimana kau kini ratuku?

Bagai lebah tertinggal asa, menantikan sang ratu hingga mata yang tak berhenti terpejam.

Kegelisahan yang melanda Suhu kami, sang penguntai kata, sang penulis muda.

mudah-mudahan diberi penggantinya. amiin.

Iklan

18 responses to “Sakit Hatinya Pria Penguntai kata

  1. ada yang pernah bilang pada saya: perpisahan saat masih pacaran/tunangan belum ada apa-apanya dibandingkan dengan perpisahan setelah menikah.

    sebenernya yang susah adalah melepaskan kenangan dan kebiasaan dengannya..
    tapi setelah bisa melewatinya justru kita bisa menertawakan diri sendiri 😀

    • iya kak, emang susah kalo masalah perasaan. palgi dhubungkan ama ikatan kasih.. suka bikin orang meledak pikrannya.. ampe ada juga yang nekat dirinya dibunuh sendiri.. (ikh ngeri) 🙂

  2. 9 tahun?
    Jadi inget sama satu lagu, tapi lupa yang nyanyiin sapa, band gitu pokoknya. Aku jaman SMA waktu itu, “9 tahun lamanya tak kuduga jadi sia-sia, kuberjuang demi cinta kini sudah tak ada artinya, engkau telah berpaling, jauh dariku…”
    Dulu gak percaya kalo ada yang bisa pacaran sampe 9 tahun. Paling 3 tahunan mutusin untuk nikah. Ternyata ada lhooo… ya ini 😀

      • Tentu saja dia akan galau sampai sekarang. 9 tahun bareng gak mungkin cepet untuk dilupain.
        Aku aja yang baru 3 bulanan bisa mewek sampe 4 harian nonstop lho *curcol*
        Gak tau deh kalo sampe bertahun-tahun begitu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s