Akupun Ingin Pulang

aku, dan sang aku

Jeritan dalam jiwa, aku ingin pulang (Ebieth G Ade)

Setelah sekian lama merantau di negeri  orang, terbersit rindu akan kampung halaman, rindu keluarga tersayang, tentang romantisme masa lalu,. Bagi mereka yang mencari nasib, semisal mencari pekerjaan, mencari ilmu, mencari petualangan, bahkan mencari jodohpun mungkin ada.

Aku ingin pulang teriak hati seorang napi yang terbiasa dengan keahlian mencopet itu, telah lima tahun dia dirantau, telah dua belas kali dia masuk bilik jeruji besi, lantas kini dia rindu akan pulang, bukan pulang ke tanah halamannya atau kampung sanak saudaranya. Dia ingin pulang pada kebebasannya , pada kemerdekaan diri.

”Aku ingin pulang” rintih seorang istri, ucapan pahit yang terlontar kepada sang suami, dengan isak tangis yang terdengar bersamaan teriakan batin. Setelah tiga tahun meninggalkan orang tua, karna tak direstui cintanya. Baca lebih lanjut

Iklan

dire-blog dari kak ndue

Call Me - Ndue

Selamat siang teman-teman dimana saja. Adik kita ini bernama #Balya, usianya 12 tahun.

Kali ini saya ingin mengetuk hati teman-teman sekalian untuk bergandengan tangan membantu adik kita #Balya yang sedang melawan penyakitnya, yaitu Leuikimia (Kanker Darah) yang ada di Semarang – Jawa Tengah.

Siapa itu #Balya? Saya akan menjelaskan siapa adik kita, dan kenapa kita harus membantu memberikan semangat juga sedikit donasi untuk membantu meringankan sakitnya adik kita tersebut.

Nama lengkapnya Muhammad Balya Alfain berusia 12 tahun, yang saat ini masih sekolah dan berada di kelas VII SMP 1 Margoyoso Pati, Jawa Tengah. Saya mengenalnya dari salah satu komunitas Rumah Orange – www.ngerumpi.com. Dia adalah adik dari Mbak Miftahun Nikmah.

Dan untuk kronologis kejadian adik #Balya di vonis Leukimia adalah seperti yang saya kutip dari tulisan Mbak Thatha.

“Senin, 22 Oktober 2012, sepulang sekolah, Balya yang kelas VII SMP 1 Margoyoso Pati, Jawa Tengah, melepas kaus kaki. Saat itu…

Lihat pos aslinya 1.126 kata lagi