Sudah Jadi Kepompong Hasilnya Cacing Buruk Rupa

betapa malangnya nasib Jarum seorang petani muda yang hidupnya sendiri, menyendiri dari semua keadaan yang ada. menyendiri karena pilihannya hanya untuk sendiri. tak ada yang mau berteman dengan dia, tak ada orang tua atau sanak family lainnya. benar-benar hidup sendiri, yang ia punyai hanya sekotak kecil sawah dan gubuk derita tempat dia tinggal. karena itu setiap malam, setelah ia beraktifitas dalam kesendiriannya. Jarum sering merenung, berkontemplasi antara dirinya dengan hatinya dan dengan Tuhannya. ia tak mau hidup sendiri, ia tak mau jadi petani miskin. ia menginginkan untuk keluar dari zona penderitaan.

sehari didalam gubuk kecilnya Jarum beribadah kepada Tuhannya, satu minggu ia semakin khusuyuk dalam peribadatannya. berbulan-bulan ia berpuasa dan tafakur meminta keridhaan dari sang maha Kuasa. Baca lebih lanjut

Iklan