Pahlawan oh Pahlawan Kesiangan

aku rasa Superman itu adalah nama pahlawan, begitu juga Spiderman, ironman, Hulk, Naruto, Shongoku, Hercules, Perseus, dan banyak lagi yang tak bisa ku sebutkan satu persatu. mereka adalah pahlawan, pahlawan super dalam dunia khayalan, pahlawan super yang telah menjadi dongeng dalam tidur anak-anaknya. tapi memang benar mereka itu pahlawan, pahlawan bagi orang-orang yang mengaguminya.

lantas bagaimana dengan Ir. Sokarno, Moh Hatta, Ahmad subardjo, Jendral Ahmad yani, Piere Tandean, KH Zaenal Mustofa, KH Ahmad Dahlan, Cokroaminoto, Pattimura, Diponegoro, Cut Nyak Dien, Kh Agus Salim, Arif Raman Hakim dan banyak lagi yang lagi-lagi tak bisa ku sebutkan satu persatu. siapa mereka, apakah mereka pahlawan juga? apakah mereka punya kekuatan super juga seperti Superman, atau herkules? atau mereka punya alat-alat canggih yang bisa menghancurkan beratus-ratus penjahat dalam hitungan menit, seperti batman atau ironman?. dan jawabannya mereka bukan pahlawan seperti superman yang mempunyai kekuatan yang benar-benar diluar dari akal manusia. mereka tak punya peralatan canggih seperti yang di punyai batman, dan mereka tak punya kekuatan magic atau sihir seperti Merlin. mereka semua manusia biasa seperti kita namun didalam jiwa mereka terdapat sesuatu yang super dan jarang dimiliki semua orang. mereka memiliki hati, semangat, dan pengorbanan luar biasa  untuk merubah segala tirani dan bentuk penjajahan yang ada di sekitar mereka. mereka punya segenap kepasrahan hati untuk membela haknya, untuk berjuang dalam kehidupannya walau nyawapun yang jadi taruhannya.

sekarang aku berkaca pada diriku, apa aku termasuk pahlawan? atau apa aku mempunyai sikap seorang pahlawan?. mungkin jawabannya aku bukan pahlawan, dan aku pun jauh dari sikap pahlawan. bagiku aku hanyalah manusia normal yang memang teramat biasa-biasa saja. tapi aku kadang bisa menjadi pahlawan, pahlawan bagi diriku sendiri. ketika aku lapar dan aku makan,disana aku telah menjadi pahlawan bagi perutku yang keroncongan, ketika aku diputuskan cinta  oleh pacar,aku sakit hati dan kala itu pun aku jadi pahlawan bagi laki-laki yang memang menargetkan mantan pacar aku untuk jadi pacarnya. sungguh mulia kadang-kadang nasibku ini. dan aku juga sebetulnya sering pula menjadi pahlawan, namun ada panjangannya yaitu pahlawan kesiangan, dimana ada orang yang membutuhkan pinjaman uang dan aku berniat meminjamkan uang tetapi setelah aku punya uang dan aku memang setiap harinya tak punya uang, jadilah orang yang butuh uang tersebut meminjam pada orang lain. ketika ada wanita yang sedang digoda oleh segerombolan anak badung, aku sigap menolong namun sebelum menolong aku panggil dulu orang-orang setempat yang lagi jaga keamanan atau aku memanggil tukang parkir yang lagi kerja untuk membantuku mengusir anak-anak badung itu. dan yang mengusirnya bukan aku tapi kebanyakan orang yang diminta aku untuk membantuku. sungguh aku pahlawan , pahlawan kesiangan. dan aku selalu kesiangan bila masuk kelas pada waktu menjadi siswa hingga mahasiswa, dan teman-temanku selalu bilang “lihat teman-teman, pahlawan kesiangan telah datang”. betapa aku memang pahlawan. pahlawan kesiangan.

jauh diriku ini bila dibandingkan dengan Soekarno, bila dibandingkan dengan Mahatma Ghandi, dibandingkan dengan Moh. Ali Jinnah(pakistan) aku jauh sekali. namun kalau masalah semangatnya akupun punya semangat pahlawan seperti mereka walaupun maksimal hanya sepuluh persen. aku memang pahlawan bagi diriku sendiri, dan kadang aku juga adalah pahlawan bagi cintaku sendiri. apakah kalian sendiri punya jiwa pahlawan seperti aku? atau kalian Punya jiwa pahlawan seperti Sokarno, dan para pemuda lainnya yang bejuang untuk memproklamirkan kemerdekaan bangsa ini?  Kuharap kalian memang punya dan masih bernyali untuk menjadi pahlawan dan semoga saja para generasi muda sekarang masih punya semangat pahlawan dalam hatinya walaupun itu adalah jiwa pahlawan untuk dirinya sendiri.

di tulis pada tahun 2008, gak sengaja tulisan ini diketemukan di komputer teman hampir hilang selama 4 tahun, dan akhirnya bertemu kembali, dan saya post disini sebagai bentuk ungkapan nostalgia.

Salam, Serikat BOMBER (blogger muda bersatu)

Iklan

5 responses to “Pahlawan oh Pahlawan Kesiangan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s