Masyarakat, Pemuda ; Diantara Sumpah dan Pengorbanan

pemuda yg dikorbankan

Masyarakat bondong-bondong, bercebur kekolam yang dipenuhi darah. ada darah sapi, darah kambing, darah domba, darah kerbau, dan darah-darah lainnya, yang diinginkan bukan darahnya, yang diminati adalah dagingnya, tulangnya, torpedonya, kepalanya, semuanya yang bisa dimakan. tujuan sebenarnya adalah bentuk pengorbanan, pengorbanan yang sebenarnya memiliki kriteria yang seadanya dan sederhana. Kalau saja yang dimestikan bentuk pengorbanan itu tingkat yang sangat sempurna, bisa saja dilapangan, dijalan, dihalaman rumah banyak anak, orangtua, pemuda/pemudi yang tergeletak dengan leher tergorok tapi itu hanya seumpanya saja. patut disyukuri karena secara konvensional berkurban hanya dalam bentuk sederhana, dan seadanya.
Di sisi lain masyarakat sedang konsen dengan masalah pengorbanan, dan makan makan kepala kambing, para pemuda dan mungkin saja para pemudi ikut sibuk dengan kegiatannya masing-masing dirumahnya, dikostannya, dikampusnya, dijalanannya, dan ditempat lainnya dimana mereka berada, apakah para pemuda dan pemudi ini masih teringat akan para sumpah dari para senior pemuda dan pemudi ditahun 1928, karena belum genap hari perayaan peringatan sumpah para pemuda dan pemudi di tanggal 28 oktober tahun 1928.
pembicaraan kurban cukup di ulas sampai paragraf diatas. mulai paragraf ini ulasan akan lebih spesifik terhadap sumpah yang diikrakan pemuda senior (God blezz u buat pemuda 28 yg mengikrarkan sumpah) ditahun 1928 yang kini mungkin sudah pada almarhum, jika ada yang masih bernyawa pasti sudah udzur dan banyak uban dibadannya. salut pada pemuda dan pemudi tahun 28, sungguh pencapain yang luar biasa bagi pemuda Indonesia Kala itu, mencoba bangkit, dan melakukan perjuangan untuk membuat bangsa dan negaranya keluar dari kesengsaraan. bayangkan saja di zaman itu Twitter pun belum lahir, macam-macam gadgetpun belum ada, setrikapun masih terbuat dari kaleng. sungguh bosan dan gaptek jika kita hidup di zaman itu.
Pemuda dan pemudi dizaman teknologi sekarang ini hidup dan dilayani dengan berbagai fasilitas teknologi dan informasi, konsep kolonialispun berganti dengan pemikiran, kekerasan moral bukan kekerasan fisik, dan penjajahan secara nyata. tapi apakah pemuda dan pemudi saat ini pun melakukan perjuangan seperti yang dilakukan para pemuda di jaman 28? yang pasti perjuangan dengan cara yang berbeda, dengan pemikiran yang berbeda sesuai perkembangan waktu dan Youtube,. apakah para pemuda 12 melakukan semangat seperti pemuda 28?
Pemuda 12 kita sekarag pun senantiasa mengikrarkan sumpah layaknya pemuda 28, sayangnya kebanyakan dari sumpah itu ialah sumpah serapah. serapah-serapah yang penuh emosional kepada keadaan secara fragmatis. serapah kepada kendala dalam menjalani rutinitas sebagai anggota masyarakat yang ingin nyaman dan selalu diberi kemudahan. Kesamaan lainnya pun antara pemuda 12 dengan pemuda 28 ialah sama-sama menjungjung solidaritas, perbedaanya pemuda 28 menjungjung solidaritas dan menjaga seluruh bangsa dari tangan penjajah, sedangkan pemuda 12 menjaga solidaritas di kelompoknya masing2 dan berjuang untuk melawan pemuda12 dikelompok lainnya yang menciptakan ketegangan sesama saudara. seperti kejadian tawuran pelajar yang terjadi baru-baru ini. itu hanya gambaran umum secara subyektif, tentu banyak hal-hal positif dari para pemuda dan pemudi 12 sebagai penerus dari generasi pemuda 28.
semoga para pemuda dan pemudi bangsa ini terus melakukan perubahan bagi bangsa dan negara ini secara positif.
Bravo pemuda-pemudi Indonesia dari tahun 1928 sampai 2098 (mudah-mudahan kita masih layak hidup), dan selamat menikmati daging jika masih ada sisa dagingnya kepada masyarakat yang merayakan Idul adha jumat kemarin.

Semoga saja tulisannya tidak terlalu ngawur

Iklan

2 responses to “Masyarakat, Pemuda ; Diantara Sumpah dan Pengorbanan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s